Beda Anis Merah Jantan dan Betina

Lagi, beda anis merah jantan-betina dan foto-foto anis merah trotolan Om Jayanz

Dalam berbagai kesempatan selalu saja muncul perbincangan tentang bentuk tubuh atau tanda-tanda fisik yang terlihat dari anis merah sebagai penanda jenis kelamin. Perbincangan terakhir adalah di dalam pesan facebook.com antara saya dan om-om Jayanz Suwitra, Arda Primanto Masdani, Badai Anis Merah Teler, Yogi Sugiono, Anis Merah Satu, dan Om Ebonk Doank.

Pertanyaan kali pertama dilontarkan Om Ebonk Doang “apa jenis kelamin anis merah ini” dengan mengirim foto seperti di bawah ini:

Anis merah Om Ebonk

Om Badai Anis Merah Teler membalas pertanyaan itu dengan mengatakan harusnya sudah mulai bunyi Mas tapi ada AM yang telat bunyi, sekali bunyi langsung ngeplong. Paruhnya bagus volume pasti kenceng, matanya juga bagus sayang kaki tidak item. AM susah ditebak Mas yang sabar saja yang penting diurus.

Om Arda pun menimpali, “Sampai sekarang setahu ane belum ada metode yang akurat utk menentukan kelamin AM jika sudah merah. Asal tidak aktif ngeleper, sabar aja ngerawatnya.”

Komentar itu disusul komentar Om Jayanz: “Setuju Om, rawatlah dulu dengan maksimal, jika anis merahnya cowok, pasti dengan kondisi yang sangat fit dia akan mau ngeplong-ngeplong.

Saya tidak berkomentar karena saya sepenuhnya setuju dengan dengan tanggapan-tanggapan di atas. Memang banyak sekali “mitos” yang menyebutkan bahwa ciri fisik tertentu adalah menandakan jenis kelamin anis merah. Semua itu sudah saya tulis komplit di artikel berjudul “Perbedaan burung jantan dan betina” dan Road to Bali 3: Beda Anis merah jantan dan betina.

Dalam kasus anis merah sudah dewasa, kita sangat sulit menentukan jenis kelamin anis merah. Yang bisa menentukan kadang malah feeling kita. Dan semuanya didasarkan pada “jam terbang” kita.

Om Arda misalnya, dia akan mudah bilang ini jantan atau ini betina karena pengalamannya dalam melihat postur burung dengan proporsi tertentu (proporsi adalah “perbandingan” antara bentuk dan besaran bagian tubuh tertentu dengan bentuk dan besaran tubuh tertentu lainnya; dan bukan besaran satu bagian tubuh tertentu saja, misalnya ya hidung menyerupai canary seed dsb itu).

Tetapi coba tanyakan, mengenai ciri-ciri yang Om Arda gunakan sebagai patokan menentukan jantan atau betina, maka dipastikan Om Arda tidak bisa menjelaskannya secara rinci. Mengapa? Ilmu yang belum “terkodifikasikan” di dalam pemikiran Om Arda memang tidak bisa diomongkan/didefinisikan secara pasti melalui tuturan kata-kata. Maka singkat kata, kalau ditanya mengapa bisa mengatakan jantan atau betina, Om Arda hanya akan bilang, “Ya feeling aja sih.”

Kalaupun dikejar lebih jauh, ya bisa saja bilang “kakinya terlihat panjang, hidungnya mancung, kulitnya putih dsb,” hehe. Nah, dalam kaitan inilah meskipun secara sekilas lihat mungkin Om Arda sudah bisa mengatakan apakah burung tertentu itu jantan atau betina, tetapi karena semua berkaitan dengan masalah “ukuran” yang relatif, lebih baik Om Arda tidak menyampaikannya karena hanya akan membuat orang lain bingung atau akan menimbulkan kontroversi.

Kalau memang ingin memastikan apakah burung monomorphic tertentu itu jantan atau betina, kalau “feeling-nya” belum jalan yang bisa dijadikan pegangan ya langsung pegang itu burung. Untuk burung dewasa, kalau dua supit urangnya keras dan sela di antara dua supit urang tidak bisa direngganggkan, berarti jantan. Kalau bisa direnggangkan, berarti betina.

Beda anis merah trotolan jantan dan betina

Mumpung berbicara tentang jenis kelamin anis merah, kiranya perlu saya sharing tulisan Om Jayanz Suwitra di Forum KicauMania.Org (jangan lupa gabung di forum ini ya…). Om Jayanz yang juga yang moderator anis merah dan jenis anis lainnya di forum KM itu menulis artikel berjudul Cara Membedakan Trotolan AM Jantan/Betina.

Untuk menanggapi pertanyaan yang sering muncul di Forum AM ini, dan sekaligus sebagai PR buat saya, sekarang saya akan mengulasnya lebih jauh lagi dan lengkap dengan fotonya.

Seperti yang pernah saya ulas sebelumnya, untuk membedakan trotolan AM jantan/betina, cara yang paling gampang untuk membedakannya ialah melalui warna sayapnya.

Untuk yang Betina
Trotolan AM betina biasanya warna sayapnya agak kusam, dan ada warna-warna kuning di bagian sayapnya. Warna-warna kuning ini terdapat pada bulu sayap dari yang paling kecil sampai yang paling besar, biasanya jumlah warna kuning pada sayapnya sebanyak 5-6 helai.

Contoh 1: Trotolan AM betina dalam posisi sayap terbuka (Foto: Jayanz)
Contoh 2: Trotolan AM betina dalam posisi sayap terbuka (Foto: Jayanz)
Trotolan AM betina dalam posisi sayap tertutup (Foto: Jayanz)
Cewek anis merah yang warna kuning di sayapnya agak samar2, dan Hampir Kamera saya tidak bisa menangkap warna kuning tersebut. Padahal kamera yang digunakan Om Jayanz berkekuatan 8MP dan cuaca saat itu agak sedikit mendung. Coba perhatikan warna kuning2 di pingir-pinggir sayapnya, warna kuningnya agak samar2. (Foto: Jayanz)

FOTO ANIS MERAH TROTOLAN JANTAN

Trotolan anis merah jantan sayap terbuka (Foto: Jayanz)
Trotolan anis merah jantan sayap tertutup (Foto: Jayanz)

FOTO ANIS MERAH BETINA YANG DISEMIR AGAR TERLIHAT SEPERTI JANTAN

Trotolan AM Betina yang disulap menjadi AM Jantan alias disemir (Foto: Jayanz)

Kalau kita perhatikan gambar yang di atas ini, warna bulu-bulunya memang agak sedikit kusam, kelihatan seperti trotolan AM yang habis mandi. Padahal yang menyebabkan bulunya jadi kusam karena trotolan tersebut disemir pake semir rambut. Jika kita sudah berpengalaman, hal-hal yang seperti ini tetap saja kelihatan karena sangatlah gampang untuk membedakan antara trotolan yang disemir dan yang orisinil. Coba aja perhatikan foto-foto yang di atas, warnanya beda kan?

Untuk membedakan trotolan AM jantan/betina dengan melihat warna di sayapnya, cara ini hanya bisa kita bedakan di saat trotolan tersebut masih ada bulu-bulu trotolnya kira-kira umur di bawah 3 bulan. Jika sudah ganti bulu dewasa atau dah full merah, kita jadi sulit untuk mebedakannya.
Untuk yang betina: Warna kuning pada bagian sayapnya akan hilang secara perlahan-lahan dan warna sayapnya jadi hitam polos. Untuk yang jantan warna sayapnya akan semakin mengkilap dan terkadang jika sudah birahi, anis merah trotolan tersebut akan mulai ngeplong.

Ya demikianlah paparan tentang beda jenis kelamin anis merah. Semoga bermanfaat.

Share this

Related Posts